Showing posts with label cuap-cuap. Show all posts
Showing posts with label cuap-cuap. Show all posts

Friday, May 27, 2016

Momentum


Pagi yang cerah, seperti biasa matahari selalu bertengger rajin di ufuk timur, sedikit malu-malu menampakkan keanggunan cahayanya, perlahan namun pasti. Hangat menyejukkan. Burung-burung yang terbiasa bernyanyi bersautan telah bangun dari peraduannya di bawah naungan pohon besar di depan rumah. Entahlah berkisah tentang apa, namum nyanyian alam itu mendamaikan. Asap-asap dapur mulai mengepul dari cerobong-cerobong asap di setiap rumah, panci dan wajan bersama segala kehidupan dapur telah bersinergi dengan pemiliknya memberi sajian terbaik untuk keluarga tercinta.  Sarapan. Hak perut haruslah tertunaikan. Pagi adalah momentum. Dimana kebanyakan orang memulai harinya di waktu pagi. Sekolah, kantor, sawah, atau hanya sekedar di rumah, aktivitasnya dimulai di pagi hari. Pagi adalah momentum.  Dimana dalam memulai aktivitas starting point atau kita sebut sebagai titik tolok menjadi penting dalam menjalankan roda kehidupan minimal sehari itu. Apa kabar hari ini ? Well, seperti matahari yang selalu membangunkan bumi dari tidurnya, seperti burung yang bernyanyi berterbangan menyemarakkan eksotika langit, alam menyambut kita semangat dengan caranya.  Lantas mau dibawa kemana langkah kaki  kita hari ini ? Pagi adalah momentum.  Mencari ilmu, mencari nafkah, menebar kebaikan, mengambil hikmah, dan beribadah. Momentum adalah bertemunya kesempatan dan kemampuan. Allah menciptakan kesempatan dan kita menggenapinya dengan kemampuan/usaha.  Namun tidak serta merta momentum hanya kita nantikan, melainkan kita harus menciptakannya. Karena kesempatan yang diberi Allah adalah buah dari usaha kita. Daaaaaaaan pagi adalah sebagian kecil dari momentum. Maka, mari kita ciptakan momentum kita sendiri mulai dari pagi ini. Semangaaat pagi, Yosh :)


Jumat berkah, pagi di IRADA
KLIKVADA             

Saturday, December 21, 2013

SERUMG 2012/2013 : Diorama Penuh Cerita*


Masih tentang kapal itu teman, kapal yang setahun  lalu ku beri nama SERUM G, telah meliuk-liuk dengan indahnya menuju samudra. Tak terkira doa-doa terpanjat memasrahkan diri diharibaan Sang Maha Penggenggam Hidup. Meminta perlindungan agar jalan yang ditempuh adalah jalan yang benar, pun jalan yang menyelamatkan. Sudah kubilang bahwa kapal ini bukanlah kapal biasa. Menjadi mencusuar

Tuesday, December 17, 2013

KESURUPAN



Gini nih kalo lagi ‘kesurupan’ nulis. Rasa-rasanya semua pengen ditulis, ide kayak kembang api yang menyala, siap meluncur ke angkasa “pyar pyar pyar” (kayak suara piring pecah). Beberapa hari yang lalu sempat ngebaca postingan temen, ceritanya kita habis demisioner kepengurusan nih, aku juga lagi melow-melownya soalnya organisasi itu adalah organisasi terakhir di kampus yang bisa aku ikutin, uda dua tahun di sana, sedih berpisah sama temen-temen yang uda nemenin perjalanan organisasi mulai dari masa cupu-cupunya, syuro cuma melongo

Monday, December 16, 2013

Di Radio aku dengar lagu kesayanganku...


Kalo boleh kilas balik, sejak kapan ya aku suka dengerin radio. Hmm, sejak kelas 3-4 SD kalo ga salah. waktu itu di rumah ada 1 tape recorder gede, sekarang udah rusak L. Waktu itu di desaku belum ada yang namanya VCD, MP3, IPAD, Tablet, pil, kapsul eh ngawur. Yah, jadinya dulu kita masih dengerin lagu-lagu pake kaset gitu. Dari dulu emang udah punya hobi dengerin lagu, mungkin ketularan mbakku yang suka ngoleksi kaset-kaset terbaru. Inget banget dulu mbak punya koleksi lagu westlife, backstreet, eminem, sheila on 7, padi, ari lasso,

Sunday, March 3, 2013

Upgrading Kabinet Pelangi Inspirasi

Okeeeh, Finally I write this story..

Hmm, It’s story about  ‘something’ that happened in the mid of February, yeah it was almost 1 month ago. It doesn’t matterlah yaa, walaupun uda sebulan berlalu, masih akan selalu ada hal yang menarik untuk diceritakan, trust me ? ahaha

Seperti yang gue pernah omongin ke sohib-sohib gue, kalo gue tuh demen banget sama namanya cerita. Hoho. I think they almost bored when I tell them about a new story that already happened inside me. Ckckc. So, maybe if I write my story I will not spend my friend’s time to hear my story, en gue juga bisa inget-inget kejadian-kejadian di masa lampau dengan hanya membaca kisah-kisah ini. Is it right ?

Wednesday, February 27, 2013

Jogja-Solo-Sragen



This morning, when I opened my eyes, actually I didn’t believe that I was from Solo-Jogja-Sragen.. Haha, lebaii gak sih ? after One year ago I have visit Pemalang en Kudus also with my beloved friends, this year I got chance to visit Solo-Jogja-Sragen. yeah actually I had never thought that I will visit that place. Secara bapak ibu gue, pakdhe budhe gue, nenek kakek gue, buyut2 gue asli orang

Thursday, December 27, 2012

Pelangi Inspirasi Me-Ji-Ku-Hi-Bi-Ni-U


Kapal ini pun akan segera berlayar kembali, masih dengan tujuan yang sama, hanya saja nakhkoda dan beberapa anak buah kapal telah berganti. Sempat beberapa waktu yang lalu menurunkan beberapa penumpang dan anak buah kapal untuk mereka bisa melanjutkan ke perjalanan yang lain atau bertugas di kapal yang lain yang masih membawa mereka ke tujuan yang sama seperti kapal ini. Nakhkoda memastikan bahwa anak buah kapal berada pada posisi yang benar dan siap menjalankan tugasnya.  Kapal mulai membuat ancang-ancang memastikan arah dan rute

Thursday, December 13, 2012

SERUM G Selalu Di hati, InsyaAllah


Al Iffah, 17 Muharram 1434 H
16:47 WIB


Diawal kita bersua, mencoba untuk saling memahami

Keping-keping di hati, terajut dengan indah
Rasakan persaudaraan kita…

Assalamualaikum, ini ceritaku tentangmu saudaraku, saudara yang mengenalkan diri ini akan indahnya islam.. indahnya ukhuwah, dan indahnya bermunajat kepada Illah.

Sore ini, kulihat langit atas izin Rabb-nya menurunkan air hujan yang siap membasahi apa yang ada di bawahnya. Seakan tau akan perasaan dalam hati, irama rintik hujan membawaku larut dalam rindu yang mendalam.. Rindu akan kehangatan ukhuwah, rindu ingin  bersua dengan saudara yang selalu menyemangati diri dalam nasehat persaudaraan dan keimanan.


Dan masa pun silih berganti, ukhuwah dan amanah tertunaikan

Berpeluh suka dan duka, kita jalani bersama
Semata-mata harapkan ridho-Nya..

Bermula  dari sebuah kepanitiaan diawal masa kefakultasan yakni Festival Ilmuwan Muslim 2011 kala itu, sedikit demi sedikit kekosongan hati mulai terisi oleh

Saturday, May 19, 2012

Bazaaaaar


Asw..
gawat MAN, Bazar terncm di tutup,ice cream terncm bangkrut, gara2 pnjganya pada belum mandi..ayo setor mukanya dulu ke bazar..
cp.presdn IMAN

Assalamualaikum.
GAWAT.
Power Ranger penjaga stan terancam gugur dalam menjaga stan. Karna kekurangan energi
ayo bawakan energi untuk power ranger.
Huhha

Ini adalah jarkoman-jarkoman yang memenuhi inboxku beberapa hari ini. Tiap pagi ngakak membaca sms kocak dari teman-teman penjaga stan yang semakin aneh dari hari ke hari.

Minggu ini adalah minggu yang bisa dibilang luar biasa padet bagiku.. gimana gak padet, hidup yang biasa cuma mager di kosan mulu sekarang beralih tongkrongan jadi di Korpin alias koridor pinus. Bagi yang udah baca postingan vada sebelumnya pasti tau di Korpin lagi ada acara apa . Yak betul. Bazar buku. Mulai dari hari minggu 13 Mei, ngedekor stan yang sangat menguras piikiran (nyari ide dekorasi yang T O P B G T) sampek nguras tenaga buat nyari bahan-bahan dekorasi. Tapi karena teman-teman pada semangat, energi semangat itu secara otomatis menyalur ke diri vada, layaknya hape yang kehabisan baterai, akan penuh jika dihubungkan dengan listrik (dicharge). Begitu pula dengan vada akan kembali bersemangat dan siap mengembara ke mana-mana ketika teman-teman pada semangat, harus bisa mengimbangi teman-teman yang luar biasa. Persiapan dekorasi dari tengah hari sampek malam sepertinya cukup bagus, tinggal ikhwannya aja yang siap begadang, tidur di Korpin buat masang dekorasi dan menata buku (makasi buat iman, ichi, ijo dan personel-personelnya yang siap, sigap, en tanggap selalu, di stan. Luar biasa). Seneng rasanya ketika bersama dengan teman-teman membuat dekorasi. Kita jadi mengenal dan lebih dekat satu sama lain. Hikmah dari amal Jama'i, InsyaAllah. Walaupun terlihat gurat-gurat kelelahan dari teman-teman, tapi semuanya seolah kabur dibawa gelak tawa yang mengiringi kegiatan kita (Big apreciated for Taufiq en Aden yang konyol, kocak, en kadang garing. Haha). 14 Mei 2012 pun dibukalah bazar BBB, dengan berucap bismillah, semoga Bazar sebagai pembuka acara BBB ini bisa menjadi ladang amal  bagi kami untuk mensyiarkan Islam dalam dunia perbukuan (sastra). Juga ladang amal dan ilmu bagi pembeli untuk berinfak di jalan Allah. Amiin. Di bazar ini kami menyediakan banyak buku dari penerbit Rabbani Press, Mizan, Pro-U, dll. Ada juga stan pembelian tiket buat Bedah buku “99 Cahaya di Langit Eropa”, dan ada juga stan yang dingin-dingin menyejukkan yakni stan Ice Cream. Alhamdullillah kami mendapatkan respon yang cukup baik dari pembeli. Mereka cukup antusias membeli dan membaca buku di bazar kami dengan diperolehnya omzet yang lebih dari perkiraan. Tiket bedah buku dan Ice Cream juga banyak peminatnya. Untuk masalah penjaga stan, walaupun kami dari berbeda departemen yang tentunya memiliki jadwal yang padat, karena penggerakkan seluruh anggota SERUM-G dan juga semangat membara dan berkarya dari anggota SERUM yang luar biasa dahsyat, Alhamdulillah itu tidak menjadi masalah bagi kami. InsyaAllah. Hingga hari terakhir, walaupun beberapa panitia dan anak SERUM banyak yang pulang akibat libur cuti bersama, tapi semangat menyukseskan BBB tetep ada, sehingga pada gak lama-lama di rumah. Hehe.
Rasanya aku gak pengen bazar ini cepet selesai, selain biar uangnya EM lebih banyak (hehe), tapi yang paling penting, keakraban antar-angota SERUM lebih erat. Kami saling memiliki dan membutuhkan. SERUM ADALAH SATU. SATU UNTUK SEMUA, SEMUA UNTUK SATU. Alhamdulillah, aku bisa bertemu dan dipertemukan Allah dengan mbak-mbak, kakak-kakak, dan teman-teman yang begitu keren, begitu luar biasa, yang tak henti-hentinya membuatku senang, tertawa, semangat, ceria, dan bermanfaat. Selalu ada cerita lucu dari temen-temen yang begadang atau yang lagi jaga stan :) Ya Allah, hamba tidak ingin kehilangan momen-momen yang seperti ini. Bisa lebih deket dengan mereka adalah sebuah kebanggaan dan kesenangan luar biasa bagi aku. Semoga kebersamaan ini bisa berlanjut di acara-acara selanjutnya.. Amin
Oke, Bazar pun berakhir meninggalkan kenangan manis, semoga kelak masih diberi kesempatan untuk ikut bazar di FIM yang tentunya harus lebih dahsyat lagi dari ini. Amiin.

Thursday, May 17, 2012

Gathering vs Danus Akbar


“Dan setiap umat mempunyai kiblat yang dia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah kamu dalam kebaikan. Di mana saja kamu berada, pasti Allah akan mengumpulkan kamu semuanya. Sungguh, Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.” 
 (QS Al Baqarah, 2: 148)

17 Mei 2012. Ada wacana dari BPH SERUM-G bahwa akan diadakan gathering SERUM-G, hmm, rada gak setuju sih awalnya soalnya kan kita lagi ada bazar nanti siapa yang jaga kalo pada gathering. Vada gak mau kalo ditinggal di stan buat jagain bazar sedangkan yang lain bersenang-senang di gathering, hehe maksudnya vada gak ingin ketinggalan momen kebersamaan dengan anak SERUM-G, rugiii banget, kapan lagi bisa kumpul berbanyak. Kemudian BPH mulai mengeluarkan ide-ide mereka mengenai acara tanggal 17 Mei itu. Mereka mengadakan Rakor dengan EM karena BPH  ingin menawarkan tender untuk acara kamis itu. BPH ingin memfasilitasi kami buat ngadain danus akbar. Karena kemungkinan teman-teman yang datang akan lebih banyak jika acara danus akbarnya dibungkus dengan acara gathering.

BBB (Bazar dan Bedah Buku) SERUM-G IPB




Haii teman-teman ada yang baru lo dari SERUM-G IPB. Ke Koridor Pinus yoook. Emang ada apa di Korpin? Hmm, bagi lu lu pada, anak IPB yang masih nanya, emang di Pinus ada apa ? Berarti lu gak gahooool, piss v :D
tau gak sih loe ? Kalo SERUM-G IPB tuh lagi ngadain acara gitu deeh. Mau tau acaranya apaan ? Mau tau aja, mau tau banget, atau mau tau banget banget bangeeeet ? Pasti opsi ketiga ya, pasti mau tau banget banget bangeeeet ya.. hehee. Secara acara SERUM kan banyak ditunggu-tunggu oleh khalayak ramee. Hehe. Tenaang, Vada bakalan ngasih tau kok (Halaaah, panjang banget sih Vad, speak-speaknya. Hmmm). Piss v :D

SERUM-G tuh lagi ngadain

Sunday, April 29, 2012

SERUM-G SCHOOL 2

Pagi yang cerah masih dengan nafas pemberian Allah, ku langkahkan kakiku keluar kosan, 05:59 kebisaan burukku yang sulit kuhilangkan, kuliah jam 07:00 berangkat 6:59, acara jam 06:00 berangkat jam 5:59.. memalukan untuk diceritakan sih tapi.. (Gak ada pembenaran Vada). Hmm, hari ini ada acara SGS 2 (SERUM-G SCHOOL) yang kedua. Insruksi dari HRD (Dept yang mengadakan SGS 2) sih jam 06:00 kumpul di POMI (Pojok MIPA-tempat nongkrong anak MIPA IPB), tapi ya vada 5:59 baru keluar kosan, 15 menit jalan santai nyampeklaah di tujuan, berhubung uda mepet waktunya, agak jalan cepat biar gk telat-telat banget lah yaa. Hehe #tepok jidat.
Akhirnya nyampek juga di POMI, baru ada 7 biji  anak Serum yang lagi bincang-bincang asyik di sana walaupun masih dikit anaknya tapi tetep aja malu karena datang telat. Ambil posisi paling enak aku pun ikut nimbrung bareng mereka (sok sok gak punya salah, hehe). Hingga satu persatu manusianya pada datang semua, Alhamdulillah 20 orangan siap mengikuti instruksi HRD selanjutnya. Oke kak Adam dan Mbak Sonia, kami siap

Thursday, November 10, 2011

Anak Rantau Jawa

Penggalan kisah perkumpulan anak rantau jawa yang menimba ilmu di tanah bogor. Saling berbagi ilmu dan saling merasakan indahnya berteman. Dan inilah kisah tentangku, tentangmu, dan tentang kita.
Pertama2 izinkan saya memperkenalkan perkumpulan ini dengan rasa bangga di dada, Kabinet JCC Jilid Spiral I (Java Ceria Community). JCC merupakan kelompok belajar yang dikepala sukui oleh Pendi Prasetya (pendi) dengan ajudannya Eric Kristanto (erika), Menteri seterah Irfan Nur Affandi (Irfan), Menteri seni dan Pariwisata Ayub Prisna (ayub), Menteri komunikasi Ika Saputra (Ica), Menteri Luar negeri Ika Syatwa (ika ting), Menteri Agama Peni Fitria (peni), Menteri Pemuda dan olahraga Nurul Dwi Hardini (dince), Menteri keuangan Hani Asri (dea), Menteri Pemberdayaan Masyarakat Desty Putri Sari (desty), dan saya sendiri Farichatul Ivada (vada) sebagai Menteri Pendidikan. Oya, ternyata JCC tidak hanya terdiri dari anak rantau jawa saja loo, namun ada 2 outlier (pencilan = bukan orang Jawa) yaitu Ika Saputra, 19 tahun, Padang. Dia telah sukses menyanyikan lagu tombo ati versi jawa, dan sekarang dia juga suda jago listening bhs Jawanya, good boy. Yang kedua Ika Syatwa, dia anak Lampung, tapi jangan salah kejagoannya dalam berbahasa jawa jangan diragukan lagi sampek kata2 kotor aja dia hapal. Hmm. Itu tadi sedikit tentang JCC dan 2 outlier kita. Kapan-kapan, kita akan mengupas satu per satu karakter dari teman-teman kita ini. Pasti pada penasaran (anggep aja, iya). Sekarang kita fokus ke acara jalan-jalan JCC yang dilakukan beberapa waktu yang lalu.

CHECK IT OUT...
We are presenting kabinet JCC jilid Spiral I in Puncak on 30-31 October 2011
Supported by Andi Fitria's House at Cianjur City

awalnya ide jalan-jalan ini dicetuskan oleh temen kita yang bernama Irfan Nur Affandi, dikarenakan tingkat kebosanannya akan tempat di IPB khususnya Pomi yang begitu tinggi, 'setelah UTS kita kudu harus wajib jalan-jalan ke luar dramaga' katanya. Kami yang melihat muka melasnya dan tau akan penderitaannya (apa emang ? Ahaha), akhirnya sepakat untuk jalan2 ke puncak. Budhaaal meen. Kemudian segenap strategi pun kami luncurkan, mulai dari kendaraan yang mau dipakai pinjem siapa, mau jalan2 kemana, nginepnya dimana, sampai masalah sistem perboncengannya kayak apa juga kami atur strateginya biar selain kita lebih efisien waktu juga bisa efisien dalam pengeluaran. Ahaha. Sebagai seorang anak rantau yang 'cukup' pelit kalo mengeluarkan uang dalam jumlah yang banyak, kami pun dengan rajin setiap minggu menabung ke Menteri Keuangan sebesar Rp2000. Namun karena kendala dalam kendaraan yang kurang memadai (uda pinjem temen tapi tetep kurang) yang mengharuskan kami rental motor untuk dipakai oleh Ika Saputra dan Ayub Prisna, sehingga kami harus menambah iuran lagi. 2 minggu sebelum keberangkatan, kami mengahadapi UTS. Dengan sedikit rasa yang tertahan dan motivasi jalan2 ke puncak, kami semangat untuk menghadapi hari2 UTS. UTS Metstat, Matdis, PMK, PLM, Alin, Algor, Bigjut, dan Akhirnya Kalkulus pun kami lalui dengan perjuangan yang extraordonary. Setiap hari kami selalu belajar bareng, POMI lt 3 dan shelter FMIPA adalah saksi bisu kami pernah di sana, belajar juga diskusi tentang rencana jalan2 ke puncak tapi kami sepakat untuk fokus UTS dulu. Hari H pun datang, dengan berbagai kendala yang cukup berarti sbelumnya (dea ma Andi yang tiba2 pengganti ujian pengamen, trus rental yang uda dipesen motornya tiba2 abis ma motorny rusak), hal ini menggoyahkan rencana kami namun kami tetep optimis melanjutkan rencana. Akhirnya kami pun berangkat ke Cianjur setelah masalah teratasi. Dengan sistem perboncengan : Pendi vs Dea (ini bisa2 si pendi aja, mau sama dea. Piss~v), Ica vs Dince (Ica gk punya Sim, kalo dince punya. Jadi kalo mau ketilang mereka bisa tuker tempat. Bentar aku mau bayangin Ica dibonceng dince dulu. Wkwkw gokil), Irfan vs Andi (no comment), Ayub vs Desty (no comment), Eric vs Uci (gk jadi ngomment de), dan peni vs vada (kasihan ni, bundo gk bisa gantian sama aku soalnya aku gk bisa bawa motor. Tapi TOP BGT buat bundo peni). Oya, Ika Sathwa gk ikut soalnya gak ada motor lagi. Hmm sediih. Berbekal doa yang kami panjatkan bersama sebelum keberangkatan, (30/10 11.39) kami pun langsung tancap gas ke arah bogor kota- - dan persinggahan pertama kami adalah Masjid Attawun (Masjid puncak) untuk sholat Dhuhur sekitar pukul 13.15, sambil melepas lelah setelah perjalanan panjang yang berliku, kemacetan padat merayap, kami pun melanjutkan sesi foto2 tahap 1, di taman masjid sekitar 50an foto tershoot dari tangan Eric dan Dince. Tapi tenang, stok gaya kami masih banyak jadi foto2 yang terambil dijamin memiliki gaya yang beda2 walaupun di tempat yang sama (iyo ta ?). Setelah puas berfoto2, hingga bikin masjid rame oleh kegaduhan kami, perjalanan pun dilanjutkan. The next target was Puncak. Ayo rek. Sekitar pukul 14.30 kami mulai lagi perjalanan, tapi.... Krucul krucuk, perut kami mulai bernyanyi. Mampir makan dulu deh, kami mencari warung pinggir jalan biar dapet yang agak miring harganya. Dan mata kami tertuju pada sebuah warung yaang kami lupa namanya, 9 porsi soto ayam pun kami pesen, 3 orang lainnya pesen makanan yang berbeda. Cukup mengenyangkan. Diselingi sesi foto tahap 2, makanan kami pun habis, nyam nyam nyam. Setelah perut terisi, kami lanjutkan lagi perjalanan. Ternyata sudah pukul 15.30, waktunya sholat ashar. Hunting masjid dulu yuuuk. Oke uda nemu masjid, kami langsung sholat. Setelah semua personel selesai sholat, ada rame2 di luar masjid. Ternyata salah satu pengunjung masjid, ada yg kehilangan dompet. Alhamdulillah cuma uangnya aja yang diambil, gk semua isinya. Kn repot kalo sedompetnya diambil, ya gk ? Buat pelajaran kita sob, bahwa dalam setiap kesempatan kita harus WASPADA WASPADA. Sholat selesai, tanpa dikomando kami langsung chauuuu ke Puncak. PUNCAK, WE'RE COMIIIIIING. Dengan diiringi gerimis, kabut, dan semilir angin rasanya aku noltalgia zaman masi muda (lho kok ?), zaman masi SMA ke Malang, ke Tamandayu uhhh This felt I couldn't imagine before. Pokonya seneeeeng banget kata eric 'vada ngguya ngguyu ae rek, ndek gresik gk enek yo ? Makane seneng' betuuul bgt ric. Naik turun jalan menambah semangat kami berpetualang. Akhirnya kami nyampek di daerah tertinggi di puncak (iya gk se rek ?). Teriakan kami, mengawali kehidupan kami di puncak. Dan momment ini terekam oleh kawan kita yang bernama dince abarai. Foto2 tahap 3 pun kami lakukan. Bak model masuk kota, kami bergaya tanpa batas (baca: no limit). Motto 'Narsis never ending' kayaknya cocok buat kami. Beratus2 foto (lebaii) terambil di titik ini. Mulai dari foto gaya batu, gaya kodok, gaya bebas (dikiranya renang apa..), gaya imut, gaya cool, gaya manis, gaya melayang di udara, dan gaya2 yang tak terdefinisikan oleh kata2, semua dilakukan. Seneeeeng deh pokoknya. Setelah puas bergaya di depan kamera (belum puas aslie, ahah) dan berhubung waktu mau menunjukkan magrib, kami langsung cabut ke rumah Andi. Sempet terjadi adegan pindah penumpang, aku yg awalnya dibonceng bundo peni sekarang ganti jadi penumpangnya Eric terus uci yang tadinya dibonceng Eric, sekarang membonceng bundo (kasihan bundo capek). Tapi cukup kalian tau aja ya, belum sampek 5 menit aku dibonceng Eric, terjadi insiden motor tiba2 gk kuat menaiki tanjakan dan alhasil, kita hampir mau dan akan mundur kebelakang, hwaa was2 dong aku. Untung Eric cekatan langsung 'menjagang' (gk tau bhs indonya yg bener) dengan kakinya jadi aku masih selamat. Suwun ric. Tapi tidak hanya peristiwa ini saja yang menggegerkan dunia permotoran, Ica juga ternyata motornya tiba2 maati waktu mau naik tanjakan, hal ini karena adanya kesalahpahaman antara dia dan motornya (haha ngaco). Terus yang lebih huwaa lagi, Uci yang membonceng bundo, tidak bisa mengendalikan motornya ketika menaiki tanjakan yang juga berbelok ini, dari arah berlawanan ada motor yang lewat tanpa diketahui yang akhirnya membuat uci sedikit menyenggol itu motor. Uci langsung syok. Uh kasihan. Untung jalannya kayak di sawah2 jadi gk terlalu rame. Akhirnya kembali ke posisi semula. Eric sama uci, aku sama bundo. Tapi dari balik itu semua yang paling bikin kami syok adalah di tengah 3 peristiwa menegangkan di tanjakan berbelok tersebut, di puncaknya tanjakan itu ternyata sodara kita Ayub Prisna dengan fotografer desty Putri Sari sedang berfoto2 dengan wajah tanpa dosa. Ahaha minta ditimpuk pake kamera kali tu anak. Setelah peristiwa itu kami jdi berhati2 dan sepanjang perjalanan kami semakin mengagungkan kebesaran Allah. Huwaa, view nya kereeeeeen.
Langsung aja nyampek rumah Andi. Sempet kehujanan waktu masuk gang rumah Andi, tapi cuma bentar soalnya kami langsung buru2 masuk rumah Andi. Permisi om tante, maaf membasahi rumah om dan tante. 'iya gpp, masuk aja' ahaha. Ortunya Andi baeeeeeek banget. Dalam keadaan kedinginan, kami disuguhi teh anget dan roti kering. Uhmm, like it so much. Berhubung suda magrib, kami bergantian sholatnya. Sembari menunggu giliran sholat, foto2 lagi, wkwkw. Habis semua personel sholat dan ngaji kami makan masakan ibunya Andi. Maaf tante ngrepotin. 'iya gpp, makan aja' ahaha. Ujan udah berhenti, waktunya kami menikmati gemerlap malam kota Cianjur. Aseek. Kami berduabelas ditambah najwa keponakan Andi, menyusuri jalan daerah sekitar rumah Andi (padahal mau beli kartu aja, sekompi massa dikerahkan. Ahaha) sepanjang trotoar, aku dan dince menyanyikan beberapa lagu andalan kami, westlife. Cukup menghibur kami berdua, tapi mengganggu orang lain. Ahaha. Setelah ke supermarket membeli kartu, cemilan, dan kopi kami pun balik ke rumah Andi. Kacang dibuka, kopi diseduh, kartu dikocok, serbuuu. Permainan dimulai, cangkulan a.k.a ombean, pokeran, empatsatu, dan tepuk nyamuk kami jabanin sampai tengah malam. Yang kalah harus bersiap dengan olesan bedak dari yang menang. Dan aku adalah salah satu korban dari permainan cangkul, eric desty tak luput dari serangan bedak. Dince, pendi, irfan, eric lagi, dan ayub korban poker. Desty, Andi, Irfan, dan Ayub korban tepuk nyamuk. Yang paling kasihan si desty ma Andi, sampek 3 kali kalah di permainan tepuk nyamuk. Ahaha. Lewat tengah malam, kami ke tempat masing2 untuk tidur. Dadadaa
go on to the next day
Pagi2 kami suda antri mandi, soalnya kami ada janji sama temennya Andi buat nganter kami ke Cibodas biar masuknya bisa gratis #mata berbinar2. pukul 8 lewat banyak, kami berangkat ke Cibodas. Uyeee. My first Adventure in National Park Gunung Gedhe Pangrango was begun. Dari jauh kami lihat pemandangan gunungnya, lumayan tinggi (bagiku tinggi banget). Foto dulu yaa, bantu bantu bantu yaa. Huwiii, jalannya subhanallah banget. Bebatuan mendaki yang panjaaaaaaang banget. Semua perjalanan kami direkam ole Dince, dan artisnya kebanyakan tu aku, jadi gak bakal bosen deh liatnya. Ahaha. Setelah melewati jalan berbatu dan berkayu, nyampek juga di curug cibodasnya. Woooow, subhanallah, kereeen banget. Gk nyesel de udah mendaki sejauh dan setinggi itu dan hasilnya amazing waterfall. 48 jempol de buat curug cibodas (pinjem jempol tangan dan kaki kalian ya meeen). Sudah tak terhitung foto2 yang di take di sini. Edaaaaaan pokoknya, kenarsisannya uda tidak dapat ditolong lagi. Huwahaha. Tapi bagus bagus kok fotonya, gk bosen aku liatnya. Setelah mengkalkulasi waktu biar gak telat sholat dhuhurnya dan sepertinya sudah cukup ada tenaga untuk turun gunung, kami pun menyudahi sesi foto2 tahap ke (berapa ya ?). Perjalanan turun gunung, tidak ada sesi foto karena sudah pada capek semua. Ahahaha sepiiii. Setelah sudah di bawah, kami pun bergegas pulang ke rumah Andi. Nyampek rumah, alhamdulillah banget ibunya Andi menyiapkan makanan buat kita. Ya Allah, pahala tante pasti banyak banget. Soalnya kami bener2 kelaperan cz tadi tidak makan dulu sebelum naik gunung. Keliatan banget pada kelaperan, banyak yang nambah, termasuk aku dan dea. Iya gk de ? Ahaha. Setelah makan, sholat, kami kaum hawa pada tertidur lelap, sedangkan para cowok2 kayaknya liat tipi de. Habis sholat Asar, kami pamit undur diri dari hadapan keluarga besar Andi. Om, tante, nenek, kakak, fadil, puput, ma najwa, kami balik ke bogor dulu ya. Makasii buat segala yang uda dikasih ke kami. 'Tahun baru ke sini lagi ya'. InsyaAllah om. Apa masih berani kita mericuhkan rumah Andi. Tunggu the next JCC's trip. Hehe. Pulang ke bogor, kami tidak berbanyak tingkah. Cukup diem di motor masing2. Menikmati puncak dan kota Cianjur dalam kemacetan. Oyaa, dari sekian cerita, yang tidak disangka2 bakal terjadi adalah ketilangnya Ayub Prisna. Padahal sejak dulu yang ditakutkan ketilang tu si ikca ma eric cz mereka berdua yang gak punya SIM makanya dipasangkan dengan dince uci yang punya SIM. Lha trus knapa dia ketilang ? Itu teh konyol banget, aku ma bundo menyaksikan dengan mata kami sendiri kalo Ayub tu salah jalan yang harusnya belok dia malah lurus dan hal ini tu diharamkan oleh polisi lalu lintas. Alhasil, This is it uang xxxxx kami berikan untuk pak polisi. Menurut pengakuan tersangka (baca: Ayub), 'aku ngelamun bro. Aku ngikuti bapak2 ndek nggarepku. Mlaku lurus. Aku melu sisan'. Trus bapak e ketilang ? 'iyo, ketilang sisan'. Ahaha sedeeeeng ancen. JCC pasal 2, kalo di jalan jangan mudah percaya sama bapak2. Menyesatkan. Ahaha

sepertinya reportase JCC Jalan2 sekian dulu

Wednesday, August 24, 2011

Catatan Akhir Sekolah


Maaf, sebetulnya beberapa postingan saya seperti kosan AERHA3 adalah repost. postingan ini dulu sempat saya publish di Facebook saya, kemarin sebelum mudik lebaran saya diajak teman SMA saya buat kumpul-kumpul buka bersama dan mengenang masa SMA dulu tapi karena waktu yang tidak memungkinkan, saya pun menolak ajakan mereka, dan akhirnya kami pun hanya bisa berbincang-bincang lewat FB dan telepon saja. Kemudian saya membaca postingan ini kembali dan semakin nyata saja kenangan masa-masa jaya itu, hehe lebaii de. yaudah, biar temen-temen juga tau kisah apa saja yang telah saya jalani waktu SMA sok aja baca repost an ini. semoga bermanfaat.


kisah putih abuabuku bersama kawankawanku di SMANSAGRES (SMA N 1 GRESIK)

8 mei 2010
Sehari sebelum ulang tahunku, di GRAHA PETROKIMIA GRESIK bersama teman teman, aku mengikrarkan janji almamater membawa nama baik SMA NEGERI 1 GRESIK di manapun kami berada. Bersama teman teman, aku mengikrarkan janji pertemanan untuk slama lamanya. Mulaii saat itu bersama teman teman aku benar benar menanggalkan sragam putih abu abuku.

Empat Penjuru Sejuta Warna

Teringat ketika untuk pertama kalinya menginjakkan kaki di bumi Institut pertanian Bogor. Berbekal ijasah SMA dan surat masuk IPB aku beranikan diri meninggalkan kampung halamanku tercinta di bumi bagian timur (Jawa Timur) ke bumi bagian barat (Jawa Barat). Dilepas dengan beruntai-untai doa, berjuta-juta nasehat dari Ibu dan keluarga juga bapak di'sana' aku relakan diriku ditempa di sebuah Institusi pendidikan yang kelak aku tahu bahwa institusi ini tidak hanya mengajarkanku Ilmu sains saja namun juga ilmu kehidupan yang sarat akan arti kekeluargaan. Termasuk episod yang mengesanan di asrama sekaligus pelajaran pertama yang diajarkan IPB padaku.

kosan AERHA3

KeLuaRga keCiLku di kosan AeRHa3 milik utii

Cerita ini aku khususkan untuk 5 sodara di keluarga kecilku di kosan AeRHa3 utii yang sekarang suda berada di tempatnya masing masing dalam kesuksesan.
Ada mbak dyna, mahasiswi biologi UNAIR yang memiliki paras yang 'katanya' cantik versi mas abid. Mbak Fita, mahasiswi ekonomi syariah UNAIR yang 'terkenal' alimnya. Mbak Meli, mahasiswi kimia UNY yang 'emang' nduud. Mbak Nilna, mahasiswi B. Indonesia UNESA yang 'paling' tembem. Nuri, siswi kelas XII IPA SMANSAGRES yang punya 'hobi' telpon. Dan yang terakhir, Uklik, mahasiswi matematika IPB yang 'katanya' paling aneh. Hhehe

Tuesday, June 28, 2011

IPK oh IPK ...

Teman-teman pasti bosen kalau ada bahasan atau apalah yg berhubungan dg IPK, karena memang IPK menjadi bahasan yang hangat bagi kita setelah UAS berakhir. IPK yang telah teman-teman dapet bisa jadi akan menjadi sejarah bagi teman-teman, kenapa sejarah, karena sejarah tidak akan terulang lagi, karena dengan sejarah kita bisa menapaktilasi perjuangan yang telah kita lakukan sehingga akan menjadi pengalaman di hari ini dan juga esok untuk tidak melakukan hal yg sama jika IPK/sejarah itu suram dan meningkatkan kinerja kembali jika hasilnya memuaskan. Kawan, IPK memang bukan segala-segalanya, IPK bukan merupakan standart bgi seseorag untuk dikatakan pandai atau tidak pandai. Namun bisa dikatakan IPK merupakan bentuk pertanggungjawaban kita kepada orang tua. Terkadang kita sudah berusaha namun hasilnya kurang memuaskan, hal itu bisa juga terjadi jika kita tidak melibatkan Allah dan orang tua kita dalam urusan kita. Melibatkan Allah dalam artian berdoa, kita terkadang kalau akan ujian aja berdoa, kalau hari-hari biasa habis sholat cepet-cepet kita berkemas, hhehe. yg kedua melibatkan orang tua, ada baiknya walaupun kita jauh dari orang tua, kita tidak bisa tiap kali berangkat kuliah atau ujian mencium tangan mereka, ada baiknya kita sering berkontak dengan beliau dan jika ada ujian ada baiknya kita memohon izin serta meminta beliau mendoakan kita, walaupun memang kita ketahui org tua tidak perna lepas mendoakn kita, namun kalo kita mengasihtau mereka seolah-olah kita meminta ridhonya untuk menghadapi ujian. Dan jika ridho orang tua kita dapatkan maka ridho Allah pun mengikuti sehingga segala urusan kita pun akan dilancarkan Allah.
Semoga bermanfaat.
Selamat menjalankan UAS bagi yang masih UAS. Semoga UASnya lancar.
Dan selamat menanti nilai bagi yang sudah selesai UASnya. Semoga hasilnya maksimal. Amiin

Thursday, April 21, 2011

Begini ceritanya.....

Ketika berjalan pulang dari kuliah kalkulus, saya pun semakin yakin dengan pilihan saya ini. Bahwa pilihan saya akan hal ini bukanlah tanpa perhitungan bukan pula kebetulan atau asal-asalan. Walaupun itu semua luput dari pikiran saya, tapi Allah yang Maha Teliti telah menentukannya. Dia tahu apa yang terbaik untuk makhluknya walaupun terkadang makhluknya itu tidak menyadari atau tidak puas tentang keputusan-Nya yang belum sepenuhnya dia mengerti. Namun suatu saat, ketika sabar sudah direngkuhnya betapa Allah dengan Mahakuasa-Nya akan menunjukkan bahwa keputusan yang Dia berikan memang yang makhluk-nya perlukan bukan yang makhluk-Nya inginkan. Seperti hukum ekonomi menyebutkan bawa keinginan manusia sifatnya tidak terbatas. Sedangkan keperluan manusia bersifat mutlak. Dan inilah yang saya rasakan, sedikit demi sedikit saya merasakan betapa saya tidak bersyukur atas apa yang telah Allah berikan. Kampus yang sesuai dengan apa yang saya mimpi-mimpikan sejak dulu. Departemen yang memang sesuai dengan apa yang saya sukai. Sebelumnya, saya akan sedikit mendeskripsikan Kampus Perjuangan saya.

Tuesday, March 15, 2011

Kakek yang Dulu Hilang, Kini Datang Kembali

Beberapa bulan yang lalu, tepatnya ketika aku liburan semester satu (19 Januari 2011), kakekku (adiknya kakekku) yang bertransmigrasi ke provinsi Jambi berkunjungan ke rumahku di Lamongan. Hampir 26 tahun beliau menjadi warga trans, akhirnya beliau berkunjung ke kampung halaman. Sempat dikira sudah meninggal karena memang komunikasi terputus sehingga tidak ada kabar berita dari beliau dan keluarga. Namun Alhamdulillah, dengan kerja keras dari pamanku dan abang-abangku, akhirnya kami bisa berhubungan dengan beliau lagi hingga beliau menyempatkan datang ke Lamongan selama sebulan lebih. Aku seneng banget dengan kedatangan kakekku beserta nenekku menjadikan rumahku yang sepi menjadi rame karena setiap hari pasti ada tamu (tetangga-temen lama kakekku di waktu muda) untuk bernostalgia. Ternyata kakekku dan nenekku waktu sebelum menjadi warga trans sangat terkenal di Lamongan-Gresik (Jawa Timur) sehingga tak heran dari pelosok desaku yang agak luas ini pada berdatangan orang-orang yang sebelumnya belum aku lihat (sudah mbah-mbah, hehe) menanyakan kabar serta berbagi cerita selama tidak bertemu. Mereka mengingat zaman mereka masih seger.. hehe lucu kalo denger cerita-cerita mereka. Alhamdillah, akhirnya aku bisa melihat kakekku juga. Begini nih kalau lama tidak jumpa..

Monday, March 14, 2011

KISAH SEDIH DI HARI MINGGU : Tsunami di Asrama

Hidup di asrama memang tak selamanya indah. Terkadang ada saja hal yang membuat kita tidak betah tinggal di asrama. Mungkin dikarenakan kangen orang yang disayang, faktor teman asrama atau pun karena faktor dari fasilitas yang bisa dikatakan kurang. Berikut ini mungkin salah satu cerita pahit semasa di asrama. Bukan bermaksud karena aku ingin menjelek-jelekkan asramaku ini, namun ingin sedikit share mengenai kedukaan yang sempat melandaku.. hehe

Check it out

Hampir seminggu ini sudah beberapa kali kamar mandi di lorongku mampet, kalau pagi-pagi sudah